Sudah menjadi keyakinan dalam
kehidupan kita, bahwa setiap yang ada permulaannya tentu pasti ada
penghabisannya. Setiap yang punya awal mesti ada akhir, tidak ada keabdian dalam
hidup ini, justru hayalah ketidak abadian yang abadi (tak ada yang abadi saur Peterpan mah). Semuanya datang dan pergi silih
berganti berubah oleh pergeseran masa
dan pertukaran waktu
Demikianlah kalau kita mau
merenungi kehidupan alam yang ada disekitar kita, sejak dari kehidupan,
tumbuh-tumbuhan, Binatang sampai kehidupan kita makhluk yang namanya manusia anu bedegong na kacida
Lihatlah kehidupan kita manusia
misalnya,
Dimulai sejak kita terlahir ke
alam ini keluar dari Rahim ibu, menjadi bayi merah yang tak berdaya, lalu
menjadi balita, setelah itu maka kita menjadi anak2, lalu menjadi dewasa, lalu tua lah kita...
Maka ketika kita sudah menjadi tua, masuk lah kita ke hari tua,,,
maka sehari, seminggu, sebulan setahun dua tahun, maka sampailah kita kepada waktu yang ditentukan yaitu kematian
maka sehari, seminggu, sebulan setahun dua tahun, maka sampailah kita kepada waktu yang ditentukan yaitu kematian
Kalau kita mau merenungi
peruahan-perubahan yang ada dalam diri kita, seharusnya membuat kita insaf dan
sadar
Jika di waktu muda kita begitu
lincah, punya rambut hitam ikal bergerai, punya lesung dipipi, punya senyum
yang indah menawan semua orang yang melihat kita, kulit putih kencang dan bersih
Tp manakala kita memasuki hari
tua maka peruahan prontal pun terjadi, kulit putih kencang dan bersih berubah
menjadi kusut dan lusu, rambut yang hitam ikal bergerai berubah menjadi putih
dan gimbal, kenikmatan berkurang, gigi putih yang dulu menjadi senjata kita
untuk melahap makanan satu persatu di ekstaradisi oleh lamanya waktu, bahkan dikala muda senyum kita indah menawan
semua orang yang melihat maka di hari tua, tatkala kita senym bisa jadi dengan
gigi yang sudah tidak ada dan kulit keriput maka membuat lari orang yang melihat kita
tersenyum
Kemana keindahan yang tadinya
begitu menawan??
Kemana senyum lesung pipit yang memmikat orang??
Kemana senyum lesung pipit yang memmikat orang??
Pergi meninggalkan kita berubah
oleh perubahan masa dan pertukaran waktu??
Nah bila maut menghampiri kita
maka apa selesaikah kehidupan kita????
OWH TIDAK BISA mati itu bukan akhir dari segalanya bahkan mati itu adalah sebuah babak baru, episode baru dalam sejarah kehidupan kita. inilah bedanya manusia dengan hewan, jika hewan ketika hidup lalu mati maka bilatungan, tapi kalao manusia dari hidup menjadi mati maka perhitungan
OWH TIDAK BISA mati itu bukan akhir dari segalanya bahkan mati itu adalah sebuah babak baru, episode baru dalam sejarah kehidupan kita. inilah bedanya manusia dengan hewan, jika hewan ketika hidup lalu mati maka bilatungan, tapi kalao manusia dari hidup menjadi mati maka perhitungan
Jika kehidupan adalah perpindahan
dari alam rahim menuju alam dunia
melalui perut ibu kita, maka kematian adalah perpindahan alam dunia
menuju alam akhirat melalui kematian, akan tetapi sebelum kita ke akhirat maka
kita akan megalami yang namanya alam barzah (kubur), yaitu; suatu babak baru dan
awal penderitaan bagi orang-orang yang tidak beriman. tapi menjadi sebuah kenikmatan dari taman-taman surga buat orang-orang yang soleh dan berbakti kepada Allah
Sehingga Rasul pun Bersabda :
Sehingga Rasul pun Bersabda :
ماَالْمَيِتْ
فِى قَبْرِهِ كَلْغَرِقِ الْمُتَغَوِّسْ
“ tidak lah mayyit didalam kubur nya kecuali seperti orang yang
tenggelam yang meminta tolong (yakni meminta pertolongan)
Apa yang bisa memberikan
pertolongan???? Yaitu do’a dari anak2 saleh dan amal saleh
Sehingga Abu bakar assidiq RA
berkata;
MANDAKHOLAL KOBRO BILA JADING
(MINAL AMALIS SOLIHI) FAKA ANAMA ROKIBAL BAHRO BILA SAFINATIN (FAYAGRIQU GORQON
LAKHOLASO LAU ILLA BIMAN YUNGKIDUHU)
Barang siapa yang masuk ke dalam kubur (mati lalu dikubur) dengan tidak
membawa bekal (amal soleh)
Maka maka seperti menyerang lautan tanpa memakai perahu (akan tenggelam
dan tidak akan selamat kecuali ada orang yang menyelamatkan)
Mari
sahabat do’akan kelluarga kita, saudara kita, atau bahkan kedua orang tua kita
yang sudah tiada semoga senantiasa di limpahkan rahmat Allah kepada mereka,
ditambah kenikmatan dialam kuburnya dan buat orang tua kita yang masih ada
mudah-mudahan mereka terus senantiasa ada dalam lindungan Allah swt dan
senantiasa ada dalam ampunan Allah swt.
Coba bayangkan mereka mengurangi makan, mengurangi tidur bahkan tidak
sedikit mengurangi kenikmatan-kenikmatan untuk membela dan agar supaya melihat
anaknya menjadi orang yang sukses dan berguna.
semoga bermanfaat walaupun hanya sedikit,
Wallahua a’lam bishawab
Wallahua a’lam bishawab


Tidak ada komentar:
Posting Komentar