#newnavbar ul li{ list-style-type: none; display:inline; margin:0px; padding:30px; border:0px solid; }

Kamis, 26 April 2012

Assalamualikum Wr. Wb

sedikit inspirasi dari sahabat-sahabat yang mungkin sekarang sedang mengalami goncangan dalam hidupnya dikarenakan patah hati, yang mungkin tadi nya ketika terbangun ada hal yang mungkin bisa di harapkan, dibanggakan atau menjadi harapan dimasa depan.
sedangkan sekarang semua itu terasa sirna dalam hidup ini, dikarenakan luka yang mengaga dalam diri kita. tapi tenang sahabat,,, tak perlu bersedih, berkecil hati dan bergalau galau katakan bahwa "saya pemuda dan pemudi anti galau" hehehe anggap itu sebuah ujian, toh dia pun belum tentu jodoh mu :)
 Sahabat  Ketahuilah, ujian dan cobaan di dunia merupakan sebuah keharusan, siapa pun tidak bisa terlepas darinya. Bahkan, itulah warna-warni kehidupan. Kesabaran dalam menghadapi ujian dan cobaan merupakan tanda kebenaran dan kejujuran iman seseorang kepada Allah SWT
Sesungguhnya ujian dan cobaan yang datang bertubi-tubi menerpa hidup manusia merupakan satu ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah Azza wa Jalla. Tidak satu pun diantara kita yang mampu menghalau ketentuan tersebut. 

Keimanan, keyakinan, tawakkal dan kesabaran yang kokoh amatlah sangat kita butuhkan dalam menghadapi badai cobaan yang menerpa. Sehingga tidak menjadikan diri kita berburuk sangka kepada Allah SWT terhadap segla Ketentuan-Nya. 
Keimanan, keyakinan, tawakkal dan kesabaran yang kokoh amatlah sangat kita butuhkan dalam menghadapi badai cobaan yang menerpa. Sehingga tidak menjadikan diri kita berburuk sangka kepada Allah SWT terhadap segla Ketentuan-Nya. 
Keimanan, keyakinan, tawakkal dan kesabaran yang kokoh amatlah sangat kita butuhkan dalam menghadapi badai cobaan yang menerpa. Sehingga tidak menjadikan diri kita berburuk sangka kepada Allah SWT terhadap segla Ketentuan-Nya. 
Keimanan, keyakinan, tawakkal dan kesabaran yang kokoh amatlah sangat kita butuhkan dalam menghadapi badai cobaan yang menerpa. Sehingga tidak menjadikan diri kita berburuk sangka kepada Allah SWT terhadap segla Ketentuan-Nya. 
Sebuah luka bukan untuk ditangisi, tetapi diobati agar lekas mengering. Dan seharusnya kita harus lebih bersyukur dan makin sayang kepada-Nya karena kita mendapatkan sebuah pelajaran kehidupan yang sangat indah... 
Kita tidak akan pernah bisa menjadi orang yang ikhlas, jika kita masih membiarkan diri kita hancur karena hanya disakiti oleh manusia.

Kita tidak akan pernah bisa menjadi orang yang ikhlas, jika air mata itu tidak kita keluarkan untuk dosa dosa yang kita lakukan. 
Senyumlah...Karena dari sedihmu, Dia sedang membuatmu hidupmu berlimpah senyum...Semangatlah dalam sedihmu, agar Dia makin peduli lagi padamu...

KEEP SMILING ANTI GALAU...!!!

Jumat, 06 April 2012

Renungkan Kasih sayang Ibu



Cerita, "Pengorbanan Ibu" (kisah Nyata)



Ini adalah kisah nyata Pengorbanan Ibu selama Gempa Jepang.



Setelah Gempa telah mereda, ketika para penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayat-nya melalui celah-celah. Tapi wanita tersebut berpose begitu aneh, dia berlutut seperti seseorang yang menyembah; tubuhnya condong ke depan, dan dua tangan yang mendukung oleh suatu benda. Rumah roboh telah menimpa punggung dan kepalanya.



Dengan begitu banyak kesulitan, pemimpin tim penyelamat meletakkan tangannya melalui celah sempit di dinding untuk mencapai tubuh wanita itu. Dia berharap bahwa wanita ini bisa jadi masih hidup. Namun, tubuh dingin dan kaku menandakan bahwa wanita tsb pasti telah meninggal.



Pemimpin tim dan seluruh anggota tim lalu meninggalkan rumah ini dan akan mencari gedung yang runtuh berikutnya. Namun karena alasan tertentu, pemimpin tim terdorong untuk kembali ke rumah hancur dari wanita tadi. Pemimpin tim ini lalu berlutut lagi dan menggunakan kepalanya melalui celah-celah sempit untuk mencari sedikit ruang di bawah mayat wanita tersebut. Tiba-tiba, ia berteriak dengan gembira, "Anak kecil! Ada anak kecil!"



Lalu seluruh tim bekerja bersama-sama, dengan hati-hati mereka menyingkirkan tumpukan benda hancur di sekitar wanita yang sudah meninggal. Ada seorang anak kecil berusia 3 bulan terbungkus selimut bunga-bunga di bawah mayat ibunya. Jelas, wanita itu telah membuat pengorbanan untuk menyelamatkan anaknya. Ketika rumahnya jatuh, ia menggunakan tubuhnya untuk membuat penutup untuk melindungi anaknya. Anak itu masih tidur pulas ketika pemimpin tim mengangkatnya.



Para dokter datang cepat untuk mengevakuasi anak kecil itu. Setelah ia membuka selimut, ia melihat sebuah ponsel di dalam selimut. Ada pesan teks pada layar. Dikatakan, "Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu." Ponsel ini berkeliling dari satu tangan ke tangan yang lain pada tim itu. Setiap tubuh yang membaca pesan tersebut menangis. "Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu." Itu artinya cinta ibu untuk anaknya!



~~~



Sahabat itulah cinta ibu ibu kita. Berbaktilah kepadanya selagi beliau masih hidup. Dan jikalau sudah meninggal, doakanlah slalu beliau. Beliau sangat membutuhkan itu...



Terimkasih telah membaca, share ke sahabat sahabat anda. Salam Motivasi.

Kembang anggrek